Penyebab Gempa Dahsyat Lombok Penuh Kontroversi

321
views
gempa dahsyat lombok

Saat ini situasi Lombok, Nusa Tenggara Barat  benar-benar lagi berduka. Bencana gempa yang bertubi-tubi menghantam Lombok membuat warga semakin takut saja. Hingga saat ini sudah banyak jatuh korban akibat gempa dahsyat tersebut. Dahsyatnya sih nggak kayak Peristiwa Gejer Bali pada jaman dulu, cuma gempa yang terjadi di Lombok secara terus menerus.

Berdasarkan info dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dikutip dari Liputan 6, sumber gempa bumi berasosiasi dengan zona pensesaran naik (Flores back- arc Thrust) yang berarah relatif barat-timur.

Kemudian, pusat gempa bumi berada di darat yang sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh batuan sedimen dan batuan metamorf berumur Pra-Tersier hingga Tersier (batuan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, dan aluvium berumur Resen).

Pada daerah yang tersusun oleh batuan yang telah tersesarkan dan terlapukkan serta daerah aluvium, sangat rentan terhadap guncangan gempa bumi karena bersifat urai, lepas, dan belum terkonsolidasi, sehingga akan memperkuat efek getaran gempa.

Mitos gempa dahsyat Lombok ada hubungannya dengan anak Dewi Mas

gempa dahsyat lombok
Oh ada hungannya sama Gunung Rinjani

Selain PVMBG, ada juga nih versi mistis yang nggak kalah seru untuk dibahas. Sebelum Mz jelasin, silahkan lihat video dibawah ini:

Wanita ini adalah salah satu korban bencana gempa Lombok yang mengaku sebagai Dewi Anjani (kesurupan ceritanya). Doi mengatakan kalau Dewi Anjani sudah turun dan Beliau yang menyebabkan gempa tersebut. Waduh, kenapa Dewi Anjani marah ya? Katanya sih adanya orang asing yang telah berbuat kurang baik di Gunung Rinjani. Makanya Beliau marah dengan membuat gempa dahsyat seperti ini.

Bagi yang belum tahu siapa Dewi Anjani itu, Beliau adalah seorang putri dari perkawinan Dewi Mas dan Raja Datu di Kerajaan daerah Lombok. Raja Datu ini merupakan seorang raja yang amat bijaksana, namun ia selalu bersedih lantaran nggak punya keturunan.

Akhirnya Raja Datu menikah lagi dengan seorang putri yang cantik jelita bernama bernama Sunggar Tutul, putri dari Patih Aur. Dewi Mas terima-terima aja nih suaminya menikah lagi, namun tetap aja belum menghasilkan keturunan. Hingga akhirnya Dewi Mas memohon kepada Yang Maha Kuasa agar dikaruniai seorang anak.

Dewi Mas ternyata hamil dan mendengar hal itu Raja Datu pun ikut senang, tetapi Sunggar Tutul yang nggak senang, karena perhatian raja teralihkan. Maka, Sunggar Tutul mempunyai rencana jahat dengan memfitnah kehamilan Dewi Mas akibat selingkuh dengan pria lain.

Baca juga:  Kamu Harus Tahu! Begini Dampak Gempa Terhadap Kehidupan di Bali

Raja pun langsung mengusir Dewi Mas beserta pengikutnya pergi dari istana menuju ke sebuah gili terpencil. Di sana Dewi Mas dan pengikutnya menjalani hidup baru. Pada suatu hari datanglah seorang nahkoda yang ingin berlabuh di gili tersebut. Nahkoda pun disambut dengan baik oleh Dewi Mas beserta pengikutnya.

Terkejut banget si Nahkoda melihat ada wanita secantik itu bisa ada di tempat seperti ini. Langsung aja deh Dewi Mas curhat banyak kepada si Nahkoda soal keberadaannya sampai berada di sini. Kemudian setelah bercerita soal pembuangannya, Dewi Mas meminta tolong kepada si Nahkoda untuk mengantarnya pergi ke Bali untuk hidup di sana bersama pengikutnya.

Lahirnya anak ajaib Raden Nuna dan Dewi Anjani

genpa dahsyat lombok
Ajaib banget | Sumber gambar: pinterest

Sampai di Bali Dewi Mas melahirkan anaknya yang kembar ajaib, di mana bayi laki-laki terlahir dengan sebilah keris dan bayi perempuan lahir bersama anak panah. Bayi tersebut kemudian diberi nama Raden Nuna Putra Janjak dan Dewi Rinjani.

Bayi laki-laki terlahir dengan sebilah keris dan bayi perempuan lahir bersama anak panah. Bayi tersebut kemudian diberi nama Raden Nuna Putra Janjak dan Dewi Rinjani. Mereka tumbuh menjadi anak lucu dan menarik. Hingga akhirnya, kedua anak tersebut bertanya tentang ayah mereka. Dewi Mas pun menceritakan semua kisah yang dialaminya.

Mendengar cerita ibunya, Raden Nuna menjadi geram dan langsung berlayar untuk menemui ayahnya, yaitu Raja Datu. Saat berusaha masuk kedalam istana, Raden Nuna dihadang oleh para pasukan, tetapi tetap aja bisa lewat, karena Raden Nuna sakti mantraguna. Raja Datu pun akhirnya turun tangan untuk menemui Raden Nuna.

Raja Datu nggak jadi menyerang Raden Nuna, lantaran mendengar sebuah bisikan yang berbunyi “Hai Datu Tuan, jangan kau aniaya anak itu. Anak itu adalah anak kandungmu sendiri dari istrimu Dewi Mas”. Raja Datu pun sangat menyesal dan langsung menjemput Dewi Mas ke Bali. Dewi Mas sama sekali nggak menaruh dendam sedikitpun dengan Sanggar Tutul.

Dewi Mas akhirnya kembali ke istana dan hidup damai bersama suaminya, beserta dengan Raden Nuna dan Dewi Anjani. Raden Nuna akhirnya dianugerahi menjadi raja oleh ayahnya. Lalu bagaimana kah kelanjutan Dewi Anjani?

Baca juga:  Teriak "Hidup, Hidup!" Saat Terjadi Gempa Lombok. Apa Maksudnya?

Dewi Anjani menjadi penguasa Gunung Rinjani

gempa dahsyat lombok
Pastinya Dewi ini sakti banget | Sumber gambar: kicknews.today

Kalau kakaknya menjadi seorang raja, beda lagi nih sama Dewi Anjani, di mana Beliau bersama ayahnya yang telah turun tahta memutuskan untuk pergi ke sebuah Gunung untuk menyembah Yang Maha Kuasa (sebutan Tuhan jaman dahulu). Anehnya saat bersemedi, ternyata para Jin penghuni Gunung tersebut tertarik dengan Dewi Anjani dan langsung deh mengangkatnya menjadi seorang penguasa gunung.

Dewi Anjani menerima tawaran tersebut dan semenjak saat itu nama gunungnya berubah menjadi Gunung Rinjani. Gunung dipercaya sama masyarakat sekitar sangat keramat dan banyak dari mereka yang memberikan persembahan dalam bentuk sesajen untuk Gunung tersebut.

Mungkinkah gempa ini ada kaitannya dengan amarah Dewi Anjani yang merasuki tubuh wanita dalam video di atas? Kalau secara logika sih nggak ada ya, karena seperi pengakuan PVMBG gempa ini memang penyebabnya dari alam sendiri. Mungkin aja wanita tersebut lagi depresi akibat bencana dahsyat ini, karena rumahnya juga ikut roboh.

Tapi percaya nggak percaya, ini merupakan mistos yang sudah menjadi kepecayaan masyarakat di sana. Orang bali pun katanya pernah kesana untuk menghaturkan beberapa sesajen untuk memohon keselamatan kepada penguasa Gunung Rinjani.

Gunung itu bukan tempat untuk berbuat asusila, tetapi tempat di mana kamu bisa melihat salah satu ciptaan Tuhan yang begitu megah. Mendaki gunung pastinya akan memberikanmu banyak pengalaman seru dan bisa mengubah kepribadianmu jauh lebih baik dari hari ini.

Soal pelarangan orang asing mendaki ke sana, sepertinya kurang pas deh, karena Lombok hidup juga dari pariwisatanya, jadi mungkin sebaiknya, pengelola atau pemerintah setempat sebaiknya membuat aturan-aturan yang keras terkait mengunjungi kawasan Gunung Rinjani. Ini demi kebaikan bersama agar nggak merugikan masyarakat Lombok.

Seperti kata orang Bali “ini bukan salah pemerintah atau instansi lainnya, tetapi ini salah kita bersama”. Mari jaga alam agar tetap bersih dan selalu terjaga keseimbangannya. Jika alam sudah seimbang, sudah pasti akan aman.

Comments

comments