Selain Ubud, Ternyata Di Desa Gianyar Ini juga memiliki Hewan Suci

515
views
hewan suci

Hewan Suci di Bali mungkin yang terpintas di pikiran kamu adalah kera dan sapi. Namun masih banyak tuh yang menjual soto sapi di pinggir jalan. tenang, orang Bali tidak pernah mengajarkan untuk menjadi sangat fanatik. Pantangan makan sapi ini mungkin lebih ditujukan kepada seseorang yang ingin menyucikan diri ke derajat yang lebih tinggi, seperti pemangku atau pedanda.

Tetapi kalau kamu ke desa ini, memang ada beberapa hewan yang dianggap suci atau tidak boleh dibawa pulang untuk koleksi. Kalau sampai terjadi, kemungkinan ada sesuatu yang aneh, seperti kisah Ratu Gede Gombrang Ubud. Selain Monkey Forest Ubud yang terkenal dengan keranya, berikut beberapa desa di Bali yang juga memiliki hewan suci.

Kerbau di Desa Tenganan

hewan suci
Enak banget kerbaunya lagi slow | Sumber gambar: dyasku

Desa Tenganan, Gianyar juga memiliki sebuah hewan suci berjenis kerbau yang dianggap suci. Kamu bakalan bisa melihat kerbau-kerbau ini berkeliaran mencari makan tanpa ada yang mengawasi. Ini masih menjadi sebuah misteri mengapa para kerbau ini dianggap suci dan sampai sekarang warga Desa Tenganan tidak berani mengusik keberadaan dari kerbau ini.

Sapi Putih ala Desa Taro, Gianyar

hewan suci
Lucu banget kan sapinya | Sumber gambar: kintamaniid

Mz sudah bahas di artikel sebelumnya mengenai Sapi Putih asal Desa Taro ini yang berfungsi sebagai pelengkap dalam upacara adat. Sapi Putih ini benar-benar putih warnanya dan dianggap suci sama masyarakat Desa Adat Taro, Gianyar. Sama seperti Desa Tegalalang, Sapi Putih ini juga dibiarkan berkeliaran tanpa harus diawasi sama masyarakat sekitar.

Burung Bangau di Petulu Gunung

hewan suci
Lumayan buat nambah stock foto | Sumber gambar: balikami

Kalau Desa Taro dan tegalalang menyucikan Sapi dan Kerbau, lain halnya dengan Patulu Gunung, Gianyar yang menganggap kalau Burung Bangau di sana adalah hewan suci yang membawa anugerah dari Sang maha Pencipta. makanya kalau kamu sangat dilarang untuk memburu Burung Bangau disini, karena kamu bisa kena denda berat dari pihak desa.

Namanya sebuah kepercayaan kita harus hormati entah gimana perasaan kamu terhadap kepercayaan itu. Bali memang unik dengan segala keanehanyang bikin kepo untuk berkunjung ke setiap desa-desa yang memiliki kepercayaan hingga berbagai tradisi unik didalamnya.

Comments

comments