Diakui UNESCO, Tarian Bali Ini Ekspresif dan Sarat Akan Makna Budaya

tarian bali

Keindahan gumi Bali nggak hanya berasal dari tempat wisata dan puranya, tapi seni dan budayanya juga. Pasti tahu ‘kan apa yang paling melekat dengan seni dan budaya Bali? Tentunya tarian Bali. Terkenal ekspresif, tari tradisional Bali ini sampai diakui UNESCO lho!

Makeup yang identik dengan tarian Bali |Source: https://id.pinterest.com

Tarian Bali, Tarian yang Terkenal Akan Eskpresi dan Gerak Matanya yang Tajam

Harus ekspresif dan gerak mata yang tajam |Source: https://akpoljiwaku.wordpress.com

Pasti pernah dengar ‘kan kalau tarian Bali identik dengan ekspresi dan gerak matanya yang tajam? Belum lagi ini ditambah dengan keluwesan sang penari yang selaras akan iringan musiknya. Selain gerakan mata (bahasa Bali: seledét), gerakan tubuh yang luwes ini meliputi posisi kaki yang bisa rendah bahkan berjongkok terus ritmenya bisa lincah dan bersemangat. Setiap tarian itu bisa dibawakan belasan menit bahkan lebih. Karena cukup membakar kalori, makanya para penari Bali itu punya tubuh yang ideal dan lekuk tubuh khas sang penari.

Maestro Dibalik Tari Daerah Bali yang Fenomenal

Pasti nggak asing ‘kan sama foto yang satu ini |Source: https://www.boombastis.com

Sang maestro tarian Bali yang paling terkenal salah satunya ialah I Wayan Rindi. Pencipta Tari Pendet ini dari sejak kecil memang sudah memiliki darah seni. Dilahirkan pada tahun 1917, I Wayan Rindi dari kecilnya memang dikenal pintar dan lincah. Sampai akhirnya dikenalkan dengan dunia tari dan berguru pada maestro tari lainnya seperti I Wayan Lotering, I Nyoman Kaler dan I Regog. Awalnya Tari Pendet itu nggak kayak sekarang, akhirnya diubah agar lebih modern oleh I Wayan Rindi pada tahun 1960-an. Ketenaran tarian yang identik dengan ucapan selamat datang ini pun tetap eksis hingga hari ini.

Berkarya hingga akhir hayat |Source: https://bentarabudayabali.wordpress.comani.id/

Ida Bagus Oka Wirjana atau lebih dikenal dengan nama Oka Blangsinga, sang maestro yang populer dengan tari ciptaannya, Tari Kebyar Duduk. Lahir pada tahun 1929, Oka Blangsinga punya jasa yang besar dalam dunia tari. Belum lagi ia pernah berguru pada salah satu maestro tari yang terkenal di zamannya, I Ketut Marya (Mario). Nggak hanya kancah nasional, Oka Blangsinga juga membawakan tariannya hingga kancah internasional seperti Swedia, Tokyo hingga Hongkong. Terus jadi langganan juga dalam menampilkan tariannya di istana negara saat masa kepemimpinan Bung Karno.

Gagah pada masanya |Source: https://edwardherbst.net

Pernah jadi guru I Wayan Rindi, I Nyoman Kaler memang sudah terkemuka seantero Bali. Lahir pada tahun 1892, I Nyoman Kaler terkenal sebagai Mpu Tari dan Tabuh. Dedikasi dan jasanya yang luar biasa ini membawa namanya serta dua rekannya, I Wayan Lotering dan I Ketut Marya terkenal hingga kancah internasional. Berasal dari keluarga seni, Nyoman Kaler langsung berguru pada ayah dan kakeknya. Pernah juga membawakan tarinya sampai ke Sri Lanka dan Singapura. Oh ya, Nyoman Kaler juga jadi salah satu seniman yang menerima penghargaan Dharma Kusuma (diberikan pada orang yang berjasa, berprestasi serta pencapaiannya berhasil dalam memajukan kebudayaan) oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Tari yang semua orang pasti tahu |Source: https://sastrabali.com

Siapa sih yang nggak tahu Tari Kecak? Tari yang identik dengan teriakan cak cak cak ini diciptakan oleh I Wayan Limbak dan seorang pelukis asal Jerman, Walter Spies. Tarian yang dibawakan puluhan hingga ratusan pria ini lahir setelah kedua seniman ini merubah beberapa unsur dari Tari Sang Hyang yang akhirnya diperkenalkan pada tahun 1930an. Dengan mengangkat kisah Ramayana, tarian ini pun disambut hangat oleh masyarakat bahkan sampai ke telinga Bung Karno.

Baca juga:  Kayak Gini Enaknya Kalo Kamu Sering Melakukan Dana Punia
Loading...

Contoh Tari Tradisional yang Berasal dari Bali dan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tari baris |Source: https://www.clickasnap.com

Indahnya tarian Bali pun diakui oleh UNESCO bahkan diantaranya ada yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Contoh tari tradisional Bali yang masuk WBTB salah satunya adalah Tari Baris. Mengangkat tema perang, tari ini mengisahkan pemuda yang akan pergi ke medan perang. Berasal dari kata Babarisan (pasukan), ini berfokus pada perasaan dan jiwa ksatria dari prajurit Bali.

Kalau yang tadi identik dibawakan laki-laki, tari yang satu ini dibawakan oleh perempuan secara massal. Kalau perempuan muda biasanya membawakan Tari Rejang Dewa sedangkan ibu-ibu membawakan Tari Rejang Renteng. Tari tradisional ini dilakukan guna menyambut dan menghormati kedatangan para dewa yang turun ke bumi. Busananya pun mudah dikenali karena didominasi warna putih dan kuning. Biasanya tarian ini dibawakan di tengah upacara keagamaan.

Baca juga:  Intip Indahnya Air Terjun Blemantung di Tabanan

Taian yang sangat sakral ini hanya boleh dibawakan perempuan yang masih anak-anak. Kenapa anak-anak? Karena mereka belum dalam masa pubertas jadi dianggap masih suci. Selama menari, penari Sang Hyang Dedari ini tidak akan sadar karena raganya sedang dirasuki roh dedari atau bidadari. Mata penari ini akan tertutup rapat tapi anehnya menari dengan luwes hingga berdiri di pundak pria.

Topengnya ikonik nih |Source: https://blog.isi-dps.ac.id/

Tari Topeng Sidakarya ini juga masuk ke dalam daftar WBTB. Dengan topeng berwarna putih, gigi jonggos, mata sipit dan rambut sebahu ini, sang penari pria akan menari sambil membawa bokor yang berisi canang sari dan dupa. Punya sejarah yang panjang, tarian ini erat kaitannya dengan Brahmana Keling dan Raja Dalem Waturenggong (Raja Gelgel Klungkung di abad ke-16).

Dengan ragam seni dan budaya yang ada menjadikan gumi Bali makin cantik dan indah. Apa yang Mz jelasin di atas ibarat kuku, jadi masih sangat kecil. Masih banyak lagi sejarah dan budaya yang harus dicari tahu.

Comments

comments