Akhir September, Ganjil-Genap Akan Diterapkan di Bali

Setelah memutuskan untuk memperpanjang masa PPKM, sekarang pemerintah memutuskan untuk memberlakukan uji coba Ganjil-Genap pada akhir September nanti. Selain Jakarta, Bogor sudah menerapkan hal ini, dan sekarang giliran Bali. Biar makin paham, scroll down terus yak!

akhir september
Yang ini di Ciawi, Bogor, Jawa Barat |Source: https://regional.kompas.com/

Diberlakukan Pada Akhir September

akhir september
Nggak genap, nggak lurus |Source: https://denpasarupdate.pikiran-rakyat.com/

Sehubungan dengan PPKM Jawa-Bali, Menteri¬†Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan kalau PPKM ini akan berlanjut dari tanggal 14 sampai 20 September 2021. Terus, lewat pemumuman ini beliau juga menyatakan kalau Bali yang awalnya masih Level 4 sekarang sudah turun menjadi Level 3. Keputusannya ini tentu disambut baik oleh pengelola tempat wisata di Bali, soalnya ‘kan tempat wisata sudah bisa dibuka sekarang, tapi dengan catatan akan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Karena ingin dapat hasil yang lebih baik lagi, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan kebijakan mengenai pengaturan lalu lintas dengan sistem Ganjil-Genap. Bahkan, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali sampai ngadain rapat khusus mengenai kebijakan ini bersama Ditlantas Polda Bali, Dishub Kota Denpasar, Dishub Kabupaten Badung, BPBD Provinsi Bali, pimpinan Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Kota Denpasar, dan Satpol PP Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gede Wayan Samsi Gunarta bilang tujuan kebijakan ini tuh untuk mengendalikan dan mengatur turun naiknya kunjungan ke daerah yang ada destinasi wisatanya. Biar nanti tertib dan nggak ada kerumunan, ini salah satu upaya untuk terhindar dari yang namanya shock wave atau gelombang kejut yang terjadi akibat dibukanya daerah tujuan wisata (DTW).

Yang pelat nopolnya gini nggak boleh lewat yak, belum berlaku soalnya |Source: https://fastnlow.net/

Rencananya, kebijakan ini akan diberlakukan pada akhir September nanti, untuk tanggalnya masih belum pasti. Nunggu Surat Edaran Gubernur Bali dulu katanya. Nah, Ganjil-Genap ini mau uji coba dulu di kawasan Sanur-Denpasar dan Kuta-Badung. Jadi, untuk yang mau berkunjung ke Pantai Sanur dan Pantai Kuta, nanti akan diawasi langsung sama Satgas Gotong Royong dengan didampingi oleh Jajaran Polda Bali, Dishub, dan Satpol PP.

Ada beberapa peraturan yang harus kalian tahu nih, seperti :

  • Untuk tahu hari dimana Ganjil dan Genap bisa lewat, dilihat dulu tanggalnya. Kalau misalnya hari itu tanggalnya genap, dan angka terakhir di pelat nomor polisi kalian genap, berarti boleh masuk ke dua kawasan tadi. Kalau kalian ganjil sudah pasti disuruh putar balik, dan begitu pun sebaliknya.
  • Kebijakan ini berlaku untuk kendaraan perseorangan beroda 2 dan 4. Untuk pelat nopolnya harus dasar hitam dan tulisan putih.
  • Untuk hari pemberlakuannya itu adalah Sabtu dan Minggu, Hari Libur Nasional, Hari Fakultatif Daerah, yang dimulai pada pukul 06.30-09.30 WITA serta pukul 15.00-18.00 WITA. Jadi, ada dua sesi nih.

Sampai sini sudah paham, ‘kan? Ya, apapun kebijakannya sebisa mungkin kita ikuti aja guys. Kita hargai juga upaya pemerintah untuk menangani masalah di tengah pandemi ini. Kalau sudah mulai diberlakukan, kalian harus selalu ngeh kapan pelat nopol Ganjil dan Genap bisa lewat. Pokoknya, hati-hati di jalan!

Comments

comments