Pesan Walikota Rai Mantra di Festival Budaya Karang Taruna Denpasar : Kuatkan Kebudayaan di Kalangan Generasi Muda

0
92
views
Mapang Barong oleh Walikota bersama Karang Taruna Denpasar

Perayaan HUT Kota Denpasar yang ke 229th, para pemuda-pemudi Karang Taruna Kota Denpasar mengadakan sebuah lomba yang bertajuk “Festival Budaya” untuk pertama kalinya, Jumat sore tanggal 20 Januari 2017 di Taman Kota Lumintang. Dimana kegiatan ini di hadiri dan disaksikan langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus membuka festival budaya yang ditandai dengan Mapang (menarikan tapel) Barong. Hadir juga dalam kesempatan ini, Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Antari Negara, yang juga pada kesempatan ini menyerahkan bantuan kursi roda dan alat bantu dengar kepada lansia.

Sebelum Festival Budaya di mulai, Walikota Rai Mantra juga sempat meninjau stand-stand pameran ekonomi kreatif yang ada di areal Taman Lumintang. Bahkan Rai Mantra juga sempat mencicipi salah satu stand kuliner khas Bali yakni Ayam Bumbu Suna Cekuh dan beliau terlihat akrab berbaur sembari bertegur sapa dengan masyarakat sambil menikmati kuliner masakan Bali tersebut.

“Kegiatan festival budaya yang di selenggarakan Karang Taruna Kota Denpasar ini haruslah kita dukung penuh, karena ini sifatnya penguatan kebudayaan dikalangan generasi muda. Dimana kegiatan festival budaya kali ini merupakan kegiatan budaya yang dikhususkan dengan lomba ‘bapang barong ket’, yang merupakan sebuah kesadaran penguatan, pelestarian dikalangan pemuda yang saat ini sudah terlihat antusias mengikuti kegiatan seperti mapang barong ini”, demikian disampaikan Walikota Rai Mantra saat ditemui saat sedang bertegur sapa dengan masyarakat. Dan diharapkan kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan lagi serta bisa terus memperkuat konsep pembangunan berwawasan budaya di Kota Denpasar.

 

Sementara Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ketut Ngurah Ariawan mengatakan, “generasi muda adalah generasi yang berkarya, untuk itu saat ini Karang Taruna Kota Denpasar membuktikan bahwa generasi muda di Denpasar sangat mencintai seni budaya dan tradisi Bali”. Kegiatan ini di ikuti oleh 32 sekaa dari masing-masing Kecamatan yang ada di Denpasar, yang di bagi dalam dua hari pelaksanaan lomba yakni pada tanggal 20 Januari 2017 sebanyak 16 sekaa dan tanggal 21 Januari 2017 sisanya sebanyak 16 sekaa lagi. Selain itu festival lomba ini juga diramaikan dengan stand-stand ekonomi kreatif seperti pakian endek, kuliner khas Bali, pernak-pernik hasil kerajinan anak muda Denpasar serta hiburan musik.

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY