Ternyata Tari Sakral Bali Ini Ditetapkan UNESCO Jadi Warisan Budaya

103
views
tari sakral bali

Siapa yang mau belajar tari Bali nih? Tidak klop rasanya kalau kamu tinggal di Bali tanpa memahami adat dan kebudayaan Bali. Salah satunya tarian Bali yang sangat pas buat kamu yang ingin mengetahui seberapa menariknya tarian khas Bali ini.

Tapi tari Bali juga dibedakan menjadi 2 lho, yaitu tarian sakral dan tarian komersil yang boleh dipertontonkan secara umum. Kalau mau belajar tarian sakral boleh? Boleh aja sih, cuman ada beberapa tari sakral Bali yang cuman bisa ditarikan oleh beberapa orang yang terpilih secara niskala.

Kini tarian Bali juga dijadikan sebuah warisan budaya oleh pihak UNESCO. Kira-kira tarian apa yang udah masuk warisan budaya UNESCO? Kali ini Mz bahas beberapa tari sakral Bali yang masuk dalam warisan budaya UNESCO berdasarkan Kompas.

Tari Rejang

tari sakral bali
Lagi semangat para penari Rejangnya

Kalau tarian ini sih boleh kamu cobain , sekalian bisa melakukan Ngayah di Pura saat berlangsungnya Piodalan. Tarian ini sifatnya salah satu bagian dari pengiring sebuah upacara Piodalan di Bali. Para penari biasanya mengitari banten berputar-putar mengikuti arah pradaksina.

Sang Hyang Dedari

tari sakral bali
Awas kesurupan | Sumber gambar: indonesia-heritage

Kalau tarian ini tergolong sakral banget, dikarenakan saat menarikan tarian ini, penari ini salam kondisi kesurupan. Makanya ini bukan tarian yang dipertontonkan secara umum, karena tarian ini ditujukan sebagai salah satu cara untuk melindungi desa dari serangan wabah penyakit hingga bencana alam.  Uniknya tarian ini diiringi oleh Kidung Bali saja dan penarinya adalah dua orang gadis yang masih suci.

Baca juga:  Siapkan Diri Kamu untuk Festival Layang-Layang Bali. Kira-Kira Lokasinya di mana Aja Ya?

Tari Baris yang khusus untuk upacara

tari sakral bali
Harus gagah saat nari | Sumber gambar: nasionalisme

Tari Baris itu ada yang memang dikhususkan untuk menjadi sebuah bagian dari upacara di Bali. Biasanya Tari Baris ini ditarikan untuk Dewa Yadnya. Tari Baris ini dipercaya sebagai pemendak atau penyambut kedatangan para Dewa saat upacara Piodalan berlangsung. Kamu juga boleh kok mempelajari tarian ini, karena sifatnya ngayah juga seperti Tari Rejang.

Tari Topeng Sidakarya

tari sakral bali
Awas dikejar sama doi | Sumber gambar: instagram

Tari Topeng Sidakarya sebuah bagian dari penutup Upacara Adat yang tergolong tingkatannya besar. Tidak lengkap rasanya kalau tidak ditutup dengan Tarian ini, karena dari sejarahnya seorang Pendeta yang menjelma menjadi seorang Topeng Sidakarya untuk menyelesaikan upacara yadnya di Bali pada jaman kerajaan dulu. Hingga kini tarian ini tetap lestari di Bali.

Baca juga:  Kalau Ke Bali, Cobain Olahan Ikan Ini biar Kamu Tidak Kepikiran lagi

Dramatari Gambuh

tari sakral bali
Ini Teater versi Bali | Sumber gambar: nusabali

Tarian ini juga berfungsi sebagai sebuah pengiring dalam upacara-uparaca yang ada di Bali dan tarian ini termasuk dalam kategori  tari lakon klasik tertua dalam tarian Bali yang dikemas dalam pementasan teater yang memiliki unsur seni, drama, musik, dialog, dan tembang. Dramatari gambuh masih memakai nama-nama tokoh penarinya diambil dari nama-nama kaum bangsawan kerajaan di Jawa Timur pada abad ke-12 hingga ke-14.

Masih banyak tarian Bali yang sudah masuk dalam warisan budaya UNESCO dan kini kamu sebagai anak muda Bali patutnya sangat berbangga, karena Bali ini sangat kaya akan warisan budayanya yang membuat mata dunia jadi tertuju padanya.

Comments

comments