Sebelum Resmi Jadi Pedanda, Harus Wajib Melewati Prosesi Seda Raga

106
views
ngalinggih wedha

Banyak banget prosesi sebelum resmi menjadi seorang Pedanda.  Karena menjadi seorang Pedanda berarti kamu sudah siap untuk melepas segala sesuatu yang berhubungan dengan kesenangan duniawi. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Pedanda menjadi seseorang yang paling dihormati oleh umat Hindu di Bali.

Saat sudah menjadi Pedanda, nggak boleh yang namanya ngurusin bisnis, berprasangka buruk terhadap seseorang, berkata yang seenaknya, hingga mengutuk orang lain (sebenernya walaupun nggak jadi pedanda nggak boleh melakukan hal tersebut kecuali ngurusin bisnis sih). Namanya sudah menjadi orang suci yang wajib melayani masyarakat secara tulus ikhlas tanpa memandang berapa imbalan yang diperoleh.

Menjadi seorang Pedanda harus melalui beberapa prosesi upacara adat lho dan salah satu proses yang ingin Mz bahas kali ini adalah Ngalinggihang Wedha.

Wah, apaan tu? Kitab Weda yang di-linggihin ke raga kita?

Secara kasarnya sih seperti itu pemahamannya, tetapi sebelum melakukan upacara ini, ada sebuah upacara yang menarik dan bikin kamu seikit merinding.

Baca juga:  Begini Alasan kenapa Lebih Menyukai Bermain Layangan saat Kecil

Sebelum Ngalinggih Wedha, calon Pedanda harus melakukan Seda Raga

ngalinggih wedha
Tidak semudah yang kamu kira menjadi Pedanda

Berdasarkan Bali Express, sebelum memasuki proses Ngalinggih Wedha, calon Pedanda juga harus melakukan sebuah ritual yang bernama Seda Raga. Dari namanya sih sudah seram dan berhubungan dengan kematian. Seda yang berarti mati dan Raga berarti jiwa atau badan, maka Seda Raga merupakan sebuah proses mematikan jiwa raga. Gitu ya?

Ini sebuah simbolisasi bagaimana seorang Pedanda akan dilahirkan kembali ke dunia layaknya seorang manusia baru yang masih suci. Ini juga sebagai wujud pembersihan diri atas segala hal yang berbau dengan duniawi sebelum sah menjadi seorang Pedanda.

Prosesi ini umumnya dilaksanakan mulai sore hingga tengah malam. Saat prosesi ini berlangsung calon Pedanda diupacarai selayaknya orang meninggal. Tubuhnya dibungkus kain kafan dan dibaringkan di Bale khusus. Setelah itu baru deh dilanjutkan dengan Ngalinggih Wedha.

Baca juga:  Hiii Seram! Badan Kamu Bisa Bergerak Sendiri Saat Menarikan Tarian Ini

Diharapkan setelah upacara ini, Sang Sulinggih atau Pedanda terus mau belajar tentang sesuatu hal yang berhubungan dengan hal kesulinggihan. Setelah upacara ini selesai, Sang Pedanda sudah diperbolehkan muput upacara yadnya.

Ternyata tidak semudah yang dikira, namun peran seorang Pedanda ini memang sangat penting dalam kehidupan masyarakat di Bali dan oleh karena itu mengapa seorang pedanda ini sangat dihargai oleh seluruh umat Hindu di Bali dan memperlakukan mereka dengan sangat istimewa.

Comments

comments