Sebelum Dewi Durga Ternyata Dewi Ini yang Menguasai Kuburan

377
views
dewi durga

Kuburan Bali emang sangat seram untuk dikunjungi karena angker salah satunya (semua kuburan seram dan angker deh perasaan). Tapi kurang menarik kalau tidak tahu asal-usul sejarah kuburan di Bali dan para penguasanya nih. Kali aja bisa ketemu penguasa kuburan di Bali.

Dewi Durga? Sebelum Dewi Durga ternyata ada yang menguasai kuburan Bali atau bahasa Balinya Setra Ganda Mayu bernama Dewi Mayakresna. Sang Dewi dikutuk oleh Dewa Siwa menjadi sosok yang menyeramkan bernama Khalikamaya. Mirip seperti Celuluk sih, cuman lebih menyeramkan dengan nuansanya serba merah.

Saat pementasan Calonarang juga dipentaskan sosok Khalikamaya ini dan dibalik kutukan Dewa Siwa ini pastinya ada alasannya mengapa Dewi Mayakresna dikutuk dalam wujud ini. Mz beberkan gimana kisah Dewi Mayakresna menjadi penguasa Setra Ganda Mayu sebelum Dewi Durga datang berdasarkan @calonarangtaksu.

Dewi Mayakresna dengan nafsu birahi yang luar binasa

dewi durga
Mantep seramnya | Sumber gambar: Instagram

Kenapa Mz bilang luar binasa? Soalnya Putri angkat Dewa Siwa dengan Dewi Uma ini memiliki nafsu tidak pernah puas dengan pelayanan sang suami. Kurang bisa memuaskan hasrat sang istri, Dewi Mayakresna menjadi mulai bosan dan langsung membunuh suaminya. Suami pertamanya adalah seorang putra Dewa Indra, kemudian menikah lagi hinga sebanyak 35 kali.

Jangan ditiru ya wahai kaum perempuan, sayangilah suami kamu apa adanya. Tapi ini benar-benar luar biasa nafsu seorang wanita yang tidak bisa dipenuhi oleh sang suami. Makanya Dewi Mayakresna ingin mencari sosok suami yang bisa memuaskan nafsunya.

Baca juga:  Begini Cara agar 4 Saudara Tak Kasat Mata Kamu Bisa Terus Menjaga Kamu

Dewi Mayakresna ini sangatlah cantik jelita dan siapapun tidak akan menolak untuk diajak menikah dengannya, hingga pada suatu hari Sang Dewi bertemu dua Gandarwa bersaudara Bajrandhaksa dan adiknya Bajrangkara. Menarik nih sepertinya kalau menikahi kedua pria ini.

Tanpa berfikir panjang, Dewi Mayakresna menikahi kedua lelaki itu dalam semalam di tengah hutan Nandana di bawah pohon Asokamaya. Mereka bertiga langsung bercinta secara bergiliran dan ketika itu ketiganya melakukan sebuah kesalahan yang fatal banget, di mana saat itu Dewa Siwa beryoga ditengah hutan tersebut.

Melihat ulah anaknya seperti itu, maka Dewa Siwa langsung mengutuk mereka bertiga untuk menjadi Bhuta Kala. Dewi Mayakresna menjadi Khalikamaya, Bajrangdaksa menjadi Bhuta Wilis, Bajrangkara menjadi Bhuta Abang. merekalah yang disebut sebagai Sang Tiga Buchari. Kalika Maya menjadi Ratu Setra Gandamayu yang menguasai para jin, setan, dedemit, yaksa, paisaca, denawa, dll sampai akhir zaman.

Khalikamaya penguasa kuburan yang setia terhadap Dewi Durga

dewi durga
Jangan macam-macam di kuburan | Sumber gambar: Youtube

Apa yang dilakukan pasti ada hasilnya dan begini hasilnya yang didapatkan Dewi Mayakresna akibat mengikuti nafsu birahinya yang sangat luar binasa ya. Wujudnya paling seram dan mirip seperti Celuluk yang seperti Mz pernah bahas pada artikel sebelumnya, tetapi bedanya lebih menyeramkan dan warnanya merah gelap.

Baca juga:  Kekalahan Atas Borneo FC, Bali United Masih Tetap Semangat

Orang Bali sangat menghormati Khalikamaya, karena Khalikamaya diberikan wewenang untuk memangsa siapa saja yang berperilaku tidak pantas dikuburan. Entah itu berbicara ngawur atau melakukan hal kurang ajar dikuburan. Jangan sampai deh jadi manusia sombong ya, karena Khalikamaya bisa menghabisi kamu.

Setelah Dewi Durga turun ke bumi, barulah Khalikamaya mengabdi menjadi pengikut setia Dewi Durga. Berdasarkan sumber awal, Sang Khalikamaya suka nongkrong di Pohon Timbul, makanya pohon ini sering dipakai untuk membuat topeng Celuluk, karena sudah include dengan kekuatan Khalikamaya itu sendiri.

Ini merupakan sebuah simbol dan pedoman masyarakat Bali betapa pentingnya kamu untuk tetap menghormati dalam situasi apapun, meskipun kamu sedang berada ditempat yang kurang menyenangkan sekalipun harus tetap menghormati selagi sesuatu yang ada di sana.

Tetap dalam hidup ini untuk merasa bersyukur dan puas atas segala sesuatu yang diperoleh dan kendalikan nafsumu. Biar aman, Bos!

Comments

comments