Mungkin Ini Alasan Mengapa Penari Rejang Sandat Ratu Segara Kesurupan

526
views
tari rejang

Sebuah kejadian heboh yang menimpa beberapa siswi saat menarikan Tari Rejang Sandat Ratu Segara yang digarap Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Tanah Lot pada 18 Agustus 2018 lalu, ternyata membuat para penarinya menjadi kesurupan. Kesurupan tersebut berlanjut hingga 20 Agustus 2018.

Meskipun mereka telah meninggalkan Pura Tanah Lot, tetap aja nih kesurupannya berlanjut hingga di sekolah mereka, salah satunya adalah peristiwa kesurupan yang terjadi di SMPN 3 Selemadeg Timur. Pihak sekolah juga bingung kenapa masih terjadi dan langsung aja deh siswi yang kesurupan dibawa kembali ke Pura Tanah Lot untuk menghaturkan guru piduka sebagai permohonan maaf dan sekaligus mepamit.

Kira-kira apa yang salah dengan tarian ini ya? Padahal tarian ini dimaksudkan sebagai sebuah persembahan seni kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam manifestasinya, yaitu para Betara Betari yang bersemanyam di Pura Tanah Lot. Percaya tidak percaya, kali ini kamu harus percaya dengan kejadian ini.

Jika kita lihat dengan baik-baik, para penari tersebut semuanya menggunakan pakaian bernuansa hijau. Itu berarti ini kemungkinan ada kaitannya dengan penguasa laut selatan alias Nyi Roro Kidul.  Mungkin penjelasannya akan kamu temukan pada beberapa pembahasan di bawah ini.

Baca juga:  Ternyata Tari Sakral Bali Ini Ditetapkan UNESCO Jadi Warisan Budaya

Tari Rejang Sandat Ratu Segara yang menarik perhatian Nyi Roro Kidul

tari rejang
Mungkin aja ya | Sumber gambat: balipost

Kamu pasti pernah mendengan, yaitu saat mengunjungi pantai selatan dilarang untuk menggunakan pakaian bernuansa hijau. Hal ini akan menarik perhatian Nyi Roro Kidul dan kemungkinan yang menggunakan pakaian hijau tersebut bisa diseret ketengah lautan. Kalau dipikir-pikir lokasi Pura Tanah Lot ini berada di daerah selatan, bisa jadi penyebabnya adalah ini.

Dilansir dari Tribun Bali, pementasan ini menurut salah satu Jero Mangku yang menangani murid yang sedang kesurupan menjelaskan bahwa, dari segi gambelan, vokal, dan tariannya dinilai agak bergaya Kejawen. Para penari juga sempat melihat sosok wanita cantik jelita, hingga membuat mereka sampai terngiang-ngiang dengan nyanyian Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul dan gamelan Jawa yang mengiringi tarian kolosal Rejang Sandat Ratu Segara.

Wajarlah ini menarik perhatian Ratu Pantai Selatan, di mana dari iringannya saja sudah sakral banget, apalagi ditambah nuansa serba hijau. Tapi belum ada fakta yang menyatakan secara pasti kalau ini memang ulah Nyi Roro Kidul. Maklum ini sebuah masalah yang tidak bisa dipecahkan dengan logika.

Baca juga:  Cuman yang Terpilih Aja Boleh Menarikan Wayang Wong

Jero Mangku juga menjelaskan, kalau penyebab para siswi ini kerasukan, karena status jiwa mereka masih labil. Masuk akal juga sih, kan mereka masih jadi ABG, jadi sudah sepantasnya kadar emosi mereka masih labil. Belum lagi jumlah penari yang mengikuti kegiatan tersebut, sudah pasti akan menarik perhatian, entah itu manusia atau makhluk lain.

Semoga saja para siswi yang kesurupan baik-baik saja dan peristiwa ini tidak akan terjadi untuk kesekian kalinya. Tipsnya agar tidak mudah kesurupan adalah, selalu sadar dan tidak boleh terbawa suasa ketika kamu melihat orang yang sedang kesurupan.

Dengan berdoa memohon keselamatan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, niscaya kamu akan selalu baik-baik aja.

Comments

comments