Musik Psychedelic

0
256
views

Pada tau band Pink Floyd nggak? Nah band sukses ini ber-genre-kan music psychedelic (psikedelik) lho. Psychedelic itu kayak gimana sih? Hmmm pasti pada suka tapi gak tau psychedelic itu apa kannn? Kali ini Masbrooo mau ngebahas nih tentang music psyhcedelic. Singkat aja ya!

tumblr_mqgipaOn0l1rdw5a7o1_500

Aliran psychedelic muncul pertama pada pertengahan tahun 1960 di antara folk rock dan band rock blues yang lagi nge-trend di Amerika Serikat dan Inggris (kampung mamak Masbrooo). Aliran ini mencakup berbagai gaya musik populer dan genre dipengaruhi oleh budaya psychedelic yang lebih sering memainkan teknik rekaman baru dan efek, gambar pada sumber-sumber non-Barat seperti ragas dan drone musik India. Pada awal 1970 pencinta musik aliran psychedelic mulai menurun. Setelah lama nggak terdengar lagi akhirnya musik psychedelic hidup lagi dalam bentuk neopsychedelia dari tahun 1980-an, di psychedelic hip hop dan kembali muncul dalam musik elektronik dalam genre termasuk musik trance dan rave baru, sampai baru-baru ini aliran psychedelic terdengar lagi dan diperkenalkan ke pencinta musik di Indonesia.

Source: wikipedia.org

masters-of-rock-issue-7-psychedelic-60s

Pertanyaan berikutnya, musik psychedelic ini kaya gimana sih?

  • Instrumentasi yang eksotik, dengan kesukaan tertentu menggunakan instrumen sitar dan tabla.
  • Struktur lagu yang lebih kompleks, kunci nada dan perubahan waktunya, modal melodies dan drones.
  • Berlirik surealis, aneh, esoterik atau sastra-terinspirasi karya satra.
  • Penekanan kuat pada solo instrumen atau jams teknik individual.
  • Pada gitar listrik, sering menggunakan feedback, wah wah, dan fuzzboxes.
  • Permainan yang kuat oleh keyboard, terutama organ, harpsichord, atau Mellotron.
  • Efek studio yang sangat rumit, seperti backwards tapes, panning, phasing, long delay loops, dan extreme reverb.
  • Instrumen elektronik primitif seperti synthesizer dan Theremin.
  • Lalu bentuk elektronik psychedelia yang menggunakan komputer yang menghasilkan ketukan yang berulang-ulang.

Source: kaskus.co.id

Comments

comments

LEAVE A REPLY