Gambuh Sakral Pedungan Denpasar Kembali Tampil di PKB

0
77
views

Kamis, 6 Juli 2017 pengunjung PKB di Kalangan Angsoka disuguhkan kesenian Gambuh sakral dari Sekaa Gambuh Dwi Tunggal Banjar Menesa Puseh Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan. Tarian Gambuh Sangging Prabangkara mengisahkan Raja Mataram hendak mencari permaisuri dengan memerintahkan rakyat Sangging Prabangkara  untuk menyelidiki dan mengambil gambar putri kerajaan-kerajaan di sekitarnya. Dimana dalam perjalanan Sangging menyempatkan menggambar pemandangan alam yang begitu indah menakjubkan ada gunung besar, tinggi menjulang ada  danau yang luas airnya bening menyejukkan hati. Tak disangka dati tempatnya menggambar Sangging melihat putri Raja Gegelang yang akan sedang mandi di taman tepian danau lalu di gambarnya. Setelah selesai kemudian dihaturkan atau diserahkan hasil gambaran tersebut kepada jungjungannya Raja Pajang Mataram.

Gambaran Wajah Putri Raja Gegelang membuat hati baginda raja terpikat oleh kecantikannya. Maka diutuslah Sangging Prangbakara untuk melamar putri Gegelang. Namun dengan halus lamaran di tolak oleh Raja Gagelang karena putrinya telah dijodohkan dengan Raden Panji. Begitu mendengar lamaran ditolak maka marahlah Raja Pajang Mataram kemudian menyerang kerajaan Gegelang dan pecah karena Perang. Koordinator Sekaa Gambuh Dwi Tunggal Banjar Menesa Puseh Pedungan I Wayan Sukana mengatakan tarian ini sangat klasik dan sakral sehingga di jaman globalisasi saat ini generasi muda masih melestarikan. Hal itu bisa dilakukan karena mereka menarikan Tarian Gambuh ini sebagai tanda terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penari yang menarikan Tarian Gambuh ini mulai dari anak muda hingga orang tua. Dengan jumlah penari 20 orang dan penabuh 20 orang.

Comments

comments

LEAVE A REPLY