FESTIVAL SINEMA PERANCIS 2013

255
views

LaGraineGroot

La Graine et Le Mulet yang artinya The Secret of T he Grain.
Sutradara : Abdellatif Ketchice
Penulis Skenario : Abdellatif Ketchice
Pemeran : Habib Boufares, Hafsia Herzi.

Brooo sekalian pada suka nonton? Nih, yang kaya gini bagus tuh. Kalo film Hollywood udah pada mainstream, coba sekali-sekali nonton film Prancis. Dan kesempatan itu datengnya kemarin, di Festival Sinema Prancis 2013, yang ditayangkan di Cinema 21/XXI di Bali. Cuma yang kemaren sih Masbrooo sempet ngikutin pas diputerin di ISI, tanggal 11-13 Desember. Festival Sinema Prancis kali ini mempersembahkan film-film karya Abdellatif Kechice (bacanya ngga tau gimana), yang telah menerima banyak penghargaan. Berhubung ini acara nonton film, jadi yang Masbrooo ceritain, ya tentang filmnya. Cikiciw!

Sebuah kisah dari Perancis Selatan tepatnya di pelabuhan kota Sete. Seorang tua bernama tuan Beiji yang puluhan tahun bekerja di galangan kapal. Semakin hari pekerjaan yang dia hadapi di galangan kapal semakin keras. Sampe akhirnya nih, dia diistirahatkan oleh rekan kerjanya (cian yah).

Ngga cuma itu, cobaan hidupnya datang lagi dari kehidupan pribadinya. Istrinya ninggalin dia karena dia ngga lagi menghasilkan cukup uang untuk membayar kehidupan sehari-hari seperti membayar tagihan rumah, tagihan listrik, makanan sehari-hari. Belum lagi, istrinya selalu mengeluh ketika dibawain sekardus ikan segar dari galangan kapal.

Kehidupan yang kacau ngga hanya dirasain oleh tuan Beiji seorang, namun dirasain pula oleh anak-anaknya yang sudah berkeluarga. Seorang anak Beiji yang menjadi pemandu wisata di pelabuhan misalnya, dia ketauan berselingkuh (oo, kamu ketauann ~), dia melakukan hubungan seks di kapal tempatnya bekerja dan naasnya hal ini tercium oleh istrinya. Saat pertemuan keluarga, istrinya ngamuk. Hingga kakaknya yang cerewet dan keras turun tangan agar sang istri dapat berganti pakaian lalu bergabung di meja makan keluarga.
Kakaknya pun tak kalah memiliki kehidupan yang kacau. Sikap otoriter dan kasarnya dalam mengasuh anak keduanya membuatnya dianggap kejam.

Hari demi hari bergulir. Tuan Beiji akhirnya memutuskan untuk pindah ke hotel dimana si pemilik hotel menaruh hati padanya. Tapi hal itu malah membuat tuan Beiji semakin depresi. Dia merasa harga dirinya sedikit jatuh karena harus bercinta dengan seorang wanita pemilik hotel yang mandiri dan kuat. Sedang dia kini menjadi pengangguran, tidak menghasilkan apa-apa kecuali membawa sekardus ikan segar dari galangan kapal.

Anak-anak dari tuan Beiji akhirnya menemuinya di hotel. Membujuknya untuk pulang ke rumah. Saat sedang bercakap-cakap muncullah anak dari si pemilik hotel yang cantik dan seksi yang membuat kedua anak tuan Beiji menelan ludah, terkesima (Masbrooo ikutan menelan ludah, diikuti oleh berbagai penonton pria).

Tuan Beiji sedang berada dimasa-masa tersulitnya. Kegagalan demi kegagalan yang dia alami membuatnya ragu untuk melangkah. Ia akhirnya berpikir untuk membangun usaha restoran sendiri yang diharapnya dapat memecah kebuntuan hidupnya. Kegigihan dari tuan Beiji ternyata malah membuat kehidupan keluarganya semakin erat. Semakin hari mereka bersama-sama mewujudkan mimpi yang kini menjadi simbol bersama mencari kehidupan yang lebih baik.

Satu persatu anggota dari keluarga menemukan kebahagiaan. Begitu pula dengan tuan Beiji.
Gerak kamera dan dialog yang begitu cepat membuat film ini menjadi film yang harus di tonton berulang-ulang. Untuk seorang yang belum terbiasa menonton film Perancis semacam ini pasti merasa sedikit pusing dan bingung (kalo bingung pegangan, Brooo) Namun La Graine et Le Mulet adalah satu film festival yang sangat direkomendasi karena ketika ditonton untuk kedua kali, penonton akan lebih rileks dan menikmati gaya bertutur Abdellatif Kechice lewat sebuah film.

Dan Masbrooo memberi nilai 12 dari 10.

Comments

comments

Previous articleFLOATING ON FLOAT2 NATURE
Next articleHutan Sekolah

Punya banyak cerita, jadi suka bercerita. Berharap kamu menjadi salah satu cerita yang akan diceritakan ke anak kita nanti.

SHARE