EMONI

0
286
views

emoni

Kali ini Masbrooo dengan tema lawan arus akan berbincang dengan saingan JKT48 dan Sigur Rós: Emoni. Dengan genre musik indie pop-tradisional. Emoni berhasil mencuri perhatian anak-anak muda Bali. Karena musik nggak selamanya harus seragam. Berikut wawancara Masbrooo dengan Gung De disela-sela deadline album baru Emoni.

Halo Gung De apa kabar? Boleh cerita sedikit tentang Emoni?
Emoni itu penggabungan instrumen musik tradisional dengan modern. Dari iseng hingga nadi (menjadi-jadi).

Dari jumlah personil kan banyak tuh? Bagaimana balik layar Emoni yang masih kalah jumlah dengan JKT48?
Ribet. Latihan kami pun jarang. Tetapi untung dasar kami sama yaitu sekaa gong (kecuali Gus Yogi). Jadi semua aman terkendali, senang, dan nyaman.

Mengenai genre Emoni?
Kami ingin kontras. Jika ada gecek (titik) dalam putih maka si gecek yang terlihat. Berani tampil beda, mudah diingat.

Respon masyarakat tentang Emoni bagaimana, Gung?
Respon yang sangat positif, dari yang muda hingga tua, berbagai latar belakang.

Setelah album Harmoni Nada Cinta (2012) apa ada projek lagi?
29 September ini kami akan merilis mini album ‘Ning Ning Cening’ yang didedikasikan untuk anak-anak.

Ada kolaborasi dengan musisi lain?
Dengan The Kantin, Triple X, dan for Bali. Juga dengan komedian seperti Sulé, Meklepet Mersi, De Tompel, Sokir, Sengap dan seniman tari (alm.) Nyoman Sura.

Ada pesan untuk untuk pembaca Masbrooo?
Ingat untuk konservasi budaya, gali, bina, kembangkan, lestarikan. Angkat itu! Jadikan nostalgia agar generasi sekarang tidak lupa, dan yang tua merindukan budaya kita sendiri. Baik dari karya, bahasa, aksara, budaya, dan banyak lagi.

Suksma, Gung De! Sukses untuk Emoni! Oh ya, untuk tau jadwal manggung Emoni bisa follow twitter mereka @EmoniBali atau Facebook: Emoni Bali.

Comments

comments

Previous articleAMBIGRAM #2
Next articleiPHONE 5s/5c
Punya banyak cerita, jadi suka bercerita. Berharap kamu menjadi salah satu cerita yang akan diceritakan ke anak kita nanti.
SHARE

LEAVE A REPLY