Bukti Kehebatan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti Dalam Tradisi Megoak-Goakan

457
views
tradisi megoak-goakan

“Unik sekaligus asik”, itu kata yang Mz lontarkan ketika berkunjung ke Desa Panji, Buleleng, Bali.

Suasana ramai nan asik mewarnai sebuah festival yang begitu penuh dengan nuasa riang gembira. Tak ragu membuktikan, kalau Bali bukan cuman opini belaka tentang warna-warni indahnya tradisi unik di dalamnya.

Makanya kenapa, hal ini bisa banget dijadiin kamu modal untuk terlihat berbeda dari daerah lain, karena Bali itu kerennya dari tradisinya yang terus menyihir mata wisatawan yang berkunjung tiap sesi liburannya.

Buleleng dengan bangga tetap melestarikan Tradisi Megoak-goakan, sebuah tradisi unik penuh makna di dalamnya yang bakalan menjamu kamu ketika menjelang perayaan Hari Raya Nyepi di Buleleng. Tradisi ini merupakan sebuah bentuk ekspresi dalam bentuk seni tari yang ditampilkan oleh para anak muda Desa Panji. Silahkan baca sampai habis artikel ini yha~

Tradisi Megoak-Goakan sebagai penghormatan terhadap kehebatan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti

tradisi megoak-goakan
Udah pasti asik disini | Sumber gambar: Bali Post

Deretan tokoh sakti dan hebat pada jaman kerajaan Bali tentu ga asing lagi adalah Mahapatih Kebo Iwa yang Bikin Gajah Mada (Majapahit) harus berfikir dua kali untuk melawannya. Tapi ada nih, salah satu jawara sakti asal Buleleng bernama Ki Gusti Ngurah Panji Sakti.

Baca juga:  Habis Lihat Foto ini, Kamu Bakalan Menyesal Ogah Ke Bukit Campuhan

Siapa tu? Beliau adalah deretan nama orang hebat Bali yang punya prestasi gemilang, yaitu dalam sumber Dinas Kebudayaan Buleleng, Beliau pernah menaklukan Kerajaan Blambangan di Jawa Timur.

Dalam penelitian I Nyoman Buda Supada yang berjudul Tradisi Megoak-Goakan Di Desa Pekraman Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng dari Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar ini menjelaskan, kisah awal tradisi ini dimulai dari masa pemerintahan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti di Buleleng.

Kemunculannya berawal dari persoalan politik dalam kekuasaan raja Ki Gusti Ngurah Panji Sakti ke Blambangan Jawa Timur. Ceritanya Beliau hendak mau menyerang Blambangan. Perintah itu langsung diberikan dari I Gusti Anglurah Panji dan langsung aja para laskar Taruna Goak untuk berkumpul di halaman Puri Panji untuk melakukan sebuah ritual bernama “Baris Goak” yang berjumlah 20 orang pasukan.

Saat mulai ritual itu, tiap pasukan boleh meminta apa aja kepada sang raja, seperti makanan, minuman, dan pakaian sebelum terjun ke medan peperangan melawan Blambangan. Pasukan Goak ini terkenal pro dalam menggunakan senjata sumpit, sehingga bikin pasukan Macan Putih Blambangan kewalahan untuk menggempur kekuatannya. Akhirnya Blambangan jatuh ke tangan I Gusti Ngurah Panji dan ribuan prajurit Blambangan bersumpah setia kepadanya.

Baca juga:  Kasus Pro Kontra Pelari Maraton Wanita Desa Mlangi Yogyakarta

Megoak-Goakan tetap konsisten sampai hari ini

tradisi megoak-goakan
Kotor itu seru | Sumber gambar: Suara Dewata

Inilah salah satu bukti kehebatan Bali yang harus kamu tahu. Makanya tradisi ini sampai sekarang tetap lestari dan suasana kekeluargaan dan kegembiraan sangat berasa deh saat kamu ikutan dalam acara tradisi ini.

Kalo ada warga yang udah duluan ikut, tetap aja boleh nonton kok, asal jangan ikutan main ya. Dalam tradisi ini juga ada tim pengamanannya lho, di mana beberapa Pecalang siap mengamankan saat acara berlangsung.

Dalam satu regu terdiri dari 11 peserta yang melawan kelompok yang lainnya dengan jumlah yang sama. penentuan kemenangan adalah kelompok Goak-goakan yang pertama kali mampu menangkap ekor (orang paling belakang) dalam kelompok lawannya. Maka dialah pemenangnya. Gimana seru ga? Silahkan mampir ke Buleleng dan rasakan keseruannya.

Comments

comments