Bom Surabaya Masih Menyisakan Luka, Dunia Maya Juga Akan Bertindak

84
views
bum surabaya

Sampai saat ini teroris menjadi musuh bersama bangsa Indonesia, karena mereka semua suka membuat kegaduhan akibat dari mereka tidak punya kerjaan. Setelah kejadian teror bom di Surabaya, kini aparat keamanan lebih siaga lagi dalam memberantas para teroris yang sudah mulai bergerak. Bom bunuh diri ini sangat sulit diatasi dan oleh karena itu polisi membutuhkan bantuan kamu untuk ikut waspada akan teror selanjutnya.

Apa yang bisa dilakukan oleh manusia biasa seperti kamu? Tetap bisa bantu kok, sekarang tinggal manfaatkan smartphone kamu untuk mengajak orang-orang agar tidak pernah takut terhadap teror yang telah terjadi di Surabaya. Media sosial juga bisa dimanfaatkan oleh para teroris untuk menyebar paham-paham radikalisme.

Kominfo Indonesia kali ini akan bekerja sama dengan para aparat penegak hukum untuk memburu para orang-orang yang menebar konten berbau radikalisme. Udah pasti ajaran radikalisme ini akan menteror netizen di media sosial.

Menkominfo, Rudiantara sengaja untuk tidak memblokir akun-akun palsu tersebut, supaya agar mudah dilacak pemilik akun yang asli. Soalnya biar tidak dibuatkan akun baru lagi setelah diblokir. Makin seru nih pemburuan para orang-orang radikal. Jadi, tidak hanya dunia nyata aja, tetapi dunia maya mereka kan lebih cepat dilacak.

Baca juga:  Ada Lapisan Es Di Gunung Semeru, Kok Bisa ya?

Berdasarkan pengakuan Rudiantara dalam CNN Indonesia terdapat 280 akun di media sosial Telegram, 300 akun facebook, 250 lebih channel You Tube, dan sekitar 70 akun Twitter. Banyak banget kan akun palsu yang siap menteror feed kamu di media sosial.

Facebook, Google, You Tube dan Twitter siap membantu Kominfo

bom surabaya
Ayo berantas teroris | Sumber gambar: tv14

Indonesia tidak sendiri dalam memberantas para teroris kampret yang seenaknya ngajakin mati orang-orang yang tak berdosa. Otak mereka udah dicuci bersih pakai bumbu penyedap radikalisme, makanya tidak pandang bulu ngajakin orang untuk mati bareng. Tenang selama media sosial masih ada dan mereka salah satu penggunanya, akan sangat gampang untuk menghentikan pergerakannya.

Kominfo Indonesia tidak sendiri kali ini, berbagai orang-orang pemilik media sosial terbesar di dunia, seperti Facebook, Twitter, Google, dan You Tube akan membantu Indonesia untuk menghabisi konten-konten terorisme di dunia maya.

Baca juga:  Dengan 4J ini Kamu Bisa Selamatkan Bali dari Teror Bom Teroris

Kalau mereka sudah ikut ambil andil apa semua teroris akan segera tertangkap? Ini kasus yang sulit untuk diselesaikan, mengingat jaringan ini sudah ada sejak dari dulu, sebelum smartphone ditemukan. Mereka sangat rapi dalam menjalankan aksi-aksi terornya.

Tetapi jangan pernah takut ya dan laporkan apabila kamu menemukan orang yang terlihat mencurigakan. Setidaknya kamu ikut membantu meminimalisir adanya teror dan kasus bom Surabaya tidak akan terulang lagi diseluruh daerah di Indonesia.

Comments

comments