Anjay! Siapa Sangka Mantan Penjual Pensil Ini Bisa Sukses di Bidang Teknologi Informasi

109
views
wahyu cahyadi

Perkembangan teknologi informasi dikalangan anak muda udah ga bisa dipisahkan lagi. smartphone makin canggih dan segala sesuatunya bisa pakai smartphone. Mulai dari, booking hotel, pesan tiket pesawat, hingga belanja keperluan sehari-hari dan fashion juga lewat smartphone. Komplit banget dah smartphone zaman sekarang, tetapi kalian ada niat untuk menghasilkan pundi-pundi jutaan rupiah hanya lewat IT aja?

Mz kenal dengan salah satu anak IT bernama Dewa Putu Wahyu Cahyadi. Doi udah lama berkecimpung didunia IT dan udah pasti banyak memiliki pengalaman seputar bisnis IT yang bakalan Mz bagi buat kalian semua.

Yu, lagi sibuk apa tu?
Ya biasa sibuk ngurus markethub sama temen-temen. Sama ada bisnis satu lagi bareng keluarga.

Nah Mz kepo nih tentang markethub, bisa dijelasin ga tentang Markethub?
Markethub adalah sistem yang kami ciptakan, di mana para UKM (Usaha Kecil Menengah) bisa berjualan di berbagai marketplace (seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll) hanya dengan 1 aplikasi yang sudah terintegrasi.

Sejak kapan mulai berbisnis dibidang IT ini, Yu?
Kalau dibilang mulai berbisnis sih dari SD haha, tapi untuk bisnis IT itu bisa dibilang waktu kuliah semester 3 hehe

Wah ngapain ni orang pas SD-nya udah berbisnis, bisnis permen kali ya?

Bisa diceritain ga gimana saat memulai bisnisnya?
Waktu SD aku ga pernah dikasi bekel sama orang tua, cuman dibekelinnya pensil yang ibuku beli di pasar seni. Kemudian aku diajarin untuk jualan, dan hasil jualannya itu bakal jadi bekelku sekolah waktu SD. Sehari dapet 1000 sampai 3000 lumayan lah.

Sampai saat dimana Ajikku (Ayah) pensiun muda, akhirnya memutuskan untuk bangun sistem Booking Engine usaha keluargaku saat ini, dan aku bantu-bantu aja sampai akhirnya menikmati dan sekarang aku punya cita-cita buat gimana caranya menghubungkan UKM di Indonesia ke berbagai marketplace agar UKM kita bisa maju. Terciptalah markethub yang aku inisiasi bersama temen- temenku ada Dody, Ayudani, Ana, Andrew, Deta, Budi, dan Alan.

Kita punya misi untuk menjadikan UKM di indonesia untuk naik kelas dengan online marketplace dan markethub akan memfasilitasi mereka.

Mantep dah si Wahyu, salut sama kamu

Wahyu ternyata memiliki sebuah visi & misi yang mulia nih. Doi ingin agar para UKM di Indonesia bisa memasarkan produknya ke berbagai pasar, biar maju perekonomian Indonesia. Kebayangkan, kalau misal UKM maju, berarti pertumbuhan ekonomi Indonesia bakalan sehat banget.

Apa enaknya sih bisnis dibidang IT ini?
Enaknya? Duitnya gede cuy haha…
Sebenernya aku suka challenge, setiap menit, setiap detik manusia itu berubah, dan teknologi juga berubah. Artinya dalam bisnis teknologi perubahan itu pasti dan dinamis, itu yang buat bisnis ini beda haha

Mz masih bingung masalah cara dapat keuntungan dari bisnis IT ini gimana ya, Yu?
Kalau Markethub dapetnya bisa komisi per-transaksi dan bisa juga fix perbulan.
Kalau komisi kita kenakan 5% dari tiap transaksinya di online marketplace. Kalau yang fix fee kita kenakan 500ribu/bulan. User atau pemakai sistem bisa pilih salah satu mau pakai sistem pembayaran yang mana haha… Jadi, kalau usernya atau pemakai sistemnya banyak ya duitnya ya banyak juga tiap bulan haha…

Terus ide bikin aplikasi itu dapetnya darimana?
Idenya ya dari permasalah dari para UKM di indonesia, kita lihat kalau peran UKM kita pada rantai pasar global cuma 0,8% aja. Loh, padahal rakyat kita bisa dibilang masyarakat yg doyan belanja. Aneh kan? Di negara yang masyarakatnya suka belanja tapi unit usahanya justru tumbuhnya lambat. Kami di Markethub melihat masalah ini trus kita berikan solusi berupa sistem dashboard tunggal untuk memanajemen online marketplace mereka.

Mantap Yu, care banget sama UKM Indonesia nih. Tapi denger-denger kamu perwakilan dari Bali yang ikut lomba startup digital se-Nasional itu ya? Kepo nih Yu
Okay mengenai kompetisi kemarin, itu nama acaranya Telkom Socio Digi Leader. Acara yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia, guna mencetak pemimpin di era digital. Nah, Markethub ikutan kan, jadi prosesnya kami disaring terlebih dahulu dari 500 team, ada yang dari dalam negeri ada juga dari luar negeri, 1 team berisikan 3 orang.

Tahap pertama kami disaring menjadi 100 team dan melakukan presentasi online di depan dewan juri. Setelah itu dari 100 tadi disaring menjadi 25 team, lalu melakukan boot camp di Tabanan Bali dan disana kami bertemu dengan top 25 team dari berbagai negara, ada dari Inggris, Australia, India, Prancis, Indonesia dan Markethub satu-satunya team perwakilan dari Bali.

Setelah 7 hari boot camp ke 25 Team dikirim ke Bandung Digital Valley untuk pengumuman TOP 10 Team. dan markethub lolos menjadi salah 1 top 10 team. Saat presentasi kami menggunakan pakaian khas bali yaitu kamen dan baju endek. Mungkin sudah takdir namanya ya, kami masuk menjadi TOP 5 team lalu masuk menjadi TOP 3 team di Socio Digi Leader dan kami menjadi 2nd runner up (juara 3) Socio Digi Leader. Di mana Jura pertamanya adalah team yang sedang menempuh gelar master di Singapura,
Juara 2 adalah team yang sedang menempuh studi Master of Business di Manchester Inggris, dan k
ami menjadi satu-satunyanya team yang anggotanya hanya S1 perwakilan dari Bali, dan memenangkan hadiah 30Juta+beasiswa+benchmark ke Singapura.

Apa tipsnya biar bisa kayak kamu?
Intinya setiap bisnis yang kita jalanin itu bagus, gak cuman di bidang IT saja, yang terpenting adalah kita memang mau menjalani bisnis itu dengan sungguh-sungguh. Saya yakin selama kita masih berusaha untuk bisnis kita, kita belum gagal. Kegagalan adalah saat kita sudah berhenti untuk berusaha, namanya juga pengusaha, kalo udah berenti berusaha berarti bukan pengusaha dong? haha…

Kalau di Bali sendiri, menurut kamu bagaimana perkembangan IT di Bali saat ini?
Kalo dilihat saaat ini sudah semakin terbuka yah, karena anak-anak Bali mulai sadar bahwa Bali gak hanya pulau hospitality atau pariwisata. Jadi, dalam beberapa kasus beberapa anak-anak di Bali mulai mengembangkan sistem yang justru tidak hanya berhubungan pada bidang pariwisata saja, lebih peka terhadap isu lainnya, seperti sampah, alam, hingga ekonomi. Jadi, mereka menawarkan solusi untuk masalah-masalah yang ada dengan sentuhan teknologi di dalamnya.

Dari segi pergerakan, anak Bali gimana sih pergerakan kreatifitasnya menurut kamu, Yu?
Kalau dibilang pergerakannya memang belum se-masive Jakarta, di mana pertumbuhan startup disana sudah seperti magic mushroom di kala hujan haha… Tapi Bali masih perlu berjalan perlahan untuk menumbuhkan mindset mengenai startup bisnis digital.

Seandainya kamu jadi pemimpin atau orang penting di Bali nih, apa yang pengen kamu lakukan agar entrepreneurship anak muda Bali makin berkembang?
Kalau bisa anak-anak sejak dini diajarkan atau ditanamkan mindset kalau menjadi enterpreneur lebih baik daripada bekerja. Karena, selain menghasilkan duit, juga bisa membantu orang minimal dari segi lapangan kerja. Kita harus sadar, negara yang baik jumlah wirausahanya minimal 2% dan kita di Indonesia nyentuh 1% aja belum, makanya ekonomi kita kalah sama Singapura yang jumlah wirausahanya sudah mencapai 10%.

Astungkara, semoga bisa tembus aja dulu 1%. By the way harapan kamu untuk kedepannya apa ni?
Yang pasti untuk Markethub harapannya bisa menjadi startup yang memang bisa membantu para UKM di Indonesia. Pastinya team makin solid, semangat untuk team dalam menjalani visi dan misi Markethub makin hari makin memanas.

wahyu cahyadi
Mau dong di-codingin sama Wahyu

Nah itu tadi sosok Wahyu Cahyadi yang begitu menginspirasi Mz. Dari kecil di didik jadi seorang yang mandiri hingga sekarang bisa mengembangkan bisnis IT-nya bareng team. Anak muda Bali apa aksimu selanjutnya? Saatnya mulai bergerak dari sekarang. Buat yang masih kepo bisa follow aja akun Instagram doi di @_dewa.wahyu

Comments

comments